Pengertian Laporan Keuangan Adalah, Fungsi, dan Komponennya

Laporan keuangan adalah dokumen yang dapat menunjukkan kondisi perusahaan dengan jelas. Laporan ini terdiri atas beberapa komponen yang saling berkaitan.

————————-

Laporan keuangan adalah dokumen yang mencerminkan kinerja perusahaan. Dengan adanya data yang terdapat pada laporan tersebut, dapat terlihat dengan jelas bagaimana kondisi keuangan sebuah perusahaan.

Pentingnya peranan laporan keuangan membuat dokumen ini perlu dibuat secara berkala dengan data yang jelas, terstruktur, dan akurat. Dengan begitu kondisi perusahaan dapat terlihat dengan lebih pasti. Hal ini bisa dijadikan sebagai pertimbangan untuk menyusun strategi selanjutnya.

Apa Itu Laporan Keuangan Adalah?

Laporan keuangan adalah catatan informasi terkait keuangan sebuah perusahaan pada periode akuntansi tertentu yang bisa digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan dengan menyeluruh. Laporan keuangan merupakan dokumen yang sering diaudit oleh akuntan, pemerintah, atau lembaga lain.

Hal tersebut bertujuan untuk dapat memastikan akurasi dari data laporan tersebut. Selain itu audit dilakukan untuk proses pajak, investasi dan juga pembiayaan. Laporan keuangan umumnya meliputi:

  • Laporan laba rugi komprehensif
  • Laporan neraca keuangan
  • Laporan arus kas
  • Laporan perubahan ekuitas
  • Laporan lain yang berfungsi untuk menjelaskan atau berkaitan dengan laporan keuangan.

Unsur yang berhubungan langsung dengan pengukuran posisi keuangan adalah kewajiban, ekuitas, dan aset. Sedangkan unsur yang berhubungan dengan pengukuran kinerja dalam laporan laba rugi adalah beban dan penghasilan.

Fungsi Pembuatan Laporan Keuangan

Laporan keuangan merupakan dokumen penting yang perlu dibuat secara berkala dalam periode tertentu. Tujuan pembuatan laporan keuangan yakni untuk memberikan gambaran yang lebih jelas pada investor terkait kinerja sebuah perusahaan.

Melalui laporan keuangan, investor serta analis keuangan bisa mengandalkan data keuangan sebagai bahan analisa kerja perusahaan. Data tersebut bukan hanya digunakan sebagai bahan evaluasi, namun juga dapat bermanfaat untuk membuat prediksi tentang arah masa depan serta harga saham perusahaan.

Dengan adanya data tersebut, kesehatan keuangan dan potensi pendapatan perusahaan dapat diketahui dengan tepat sesuai dengan kondisinya. Laporan tersebut juga bisa dijadikan sebagai dasar pembentukan strategi perusahaan di masa mendatang.

Komponen yang Terdapat Dalam Laporan Keuangan

Laporan keuangan menjadi hal penting dalam sebuah perusahaan. Laporan ini terdiri dari 5 komponen. Setiap komponen memiliki peranan dalam menentukan kehidupan sebuah perusahaan untuk dapat bertahan di persaingan pasar. Dengan adanya laporan tersebut, perusahaan bisa lebih mudah untuk menentukan strategi selanjutan.

Penerapan keputusan yang matang membuat perusahaan bisa terus berkembang dan meraih keuntungan. Setiap komponen dalam laporan memiliki keterkaitan sehingga harus disusun dengan baik. Simak informasinya sebagai berikut.

1.     Catatan Atas Laporan Keuangan

Meskipun jenis laporan ini merupakan bagian dari laporan keuangan, namun pembuatannya tidaklah wajib. Biasanya perusahaan yang membuat laporan ini adalah perusahaan berskala besar atau perusahaan yang sudah terbuka.

Tujuan dari pembuatan catatan atas laporan keuangan adalah untuk memberikan informasi yang lebih jelas dan terperinci tentang hal-hal yang ada pada jenis laporan lainnya. Sehingga posisi laporan ini umumnya berada di urutan paling belakang dari laporan keuangan.

2.     Laporan Laba/Rugi

Laporan laba rugi berfungsi untuk dapat menilai kinerja suatu perusahaan. Dari laporan ini dapat terlihat apakah perusahaan mengalami keuntungan atau kerugian dalam satu periode tertentu.

Selain itu, laporan ini dapat memberikan informasi mengenai pajak, sehingga akan membantu dalam proses pengambilan kebutuhan, dan bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi manajemen.

3.     Laporan Arus Kas

Laporan ini memberikan informasi yang detail terkait aliran kas perusahaan yang keluar dan masuk.

Selain itu, laporan arus kas juga dapat berfungsi sebagai indikator yang digunakan untuk memprediksi arus kas pada periode yang akan datang. Hal ini tentu akan berkaitan erat dengan strategi matang yang disusun oleh perusahaan untuk dapat terus berkembang.

4.     Laporan Perubahan Modal

Data pada laporan ini menggambarkan perubahan baik berupa penurunan atau peningkatan aktiva bersih selama satu periode. Pada awal berdirinya sebuah perusahaan, pemilik tentu akan menyetorkan modal guna memperlancar sistem operasional yang dijalankan.

Selama beroperasi, tentunya modal awal akan bekerja sesuai dengan kinerja sebuah perusahaan.

Misalnya, ketika pada periode tertentu perusahaan mengalami kerugian, maka modal yang dimiliki akan berkurang. Sebaliknya, ketika perusahaan mendapatkan keuntungan, maka modal akan mengalami penambahan.

5.     Laporan Posisi Keuangan

Jenis laporan ini disebut juga sebagai neraca keuangan. Dimana posisi serta informasi terkait keuangan perusahaan akan diinformasikan secara jelas dan detail.

Dalam neraca, pihak terkait dapat melihat detail informasi terkait kewajiban, modal, dan aset yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Dengan begitu pertumbuhan serta pergerakan yang dilakukan oleh perusahaan dapat dilihat dengan baik.

Keterbatasan Laporan Keuangan

Laporan keuangan memang memberikan banyak sekali informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan dan memiliki peranan yang sangat penting, namun laporan ini juga memiliki keterbatasan. Hal tersebut terjadi karena interpretasi dari setiap investor mungkin akan berbeda.

Satu investor mungkin saja menarik kesimpulan yang berbeda dengan investor lainnya tentang kinerja keuangan sebuah perusahaan. Contohnya, beberapa investor bisa saja menginginkan pembelian kembali saham.

Sementara investor lainnya mungkin saja lebih suka menginvestasikan uangnya dalam aset berjangka panjang.tingkat hutang perusahaan mungkin dianggap aman oleh satu investor, sedang yang lainnya mungkin mengalami kekhawatiran terkait tingkat hutang perusahaan.

Analisis laporan keuangan adalah hal penting, untuk itu saat melakukannya perlu membandingkan data dalam beberapa periode untuk dapat menentukan apakah ada tren serta membandingkan hasil yang didapatkan dengan para kompetitor.

Tujuan Laporan Keuangan Dibuat untuk Perusahaan

Tujuan laporan keuangan adalah untuk tahu bagaimana kondisi keuangan sebuah perusahaan secara keseluruhan dalam satu periode tertentu. Hasil laporan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti mengevaluasi dan menyusun strategi selanjutnya.

Dengan adanya laporan ini, perusahaan dapat mencegah terjadinya masalah keuangan yang mungkin akan terjadi. Selain itu, laporan ini dibuat untuk beberapa tujuan sebagai berikut.

1.     Laporan Pertanggungjawaban Kepada Stakeholder

Laporan yang berkaitan dengan informasi keuangan perusahaan bertujuan sebagai bentuk tanggung jawab pada stakeholder.

Contoh kasusnya, apabila pada perusahaan yang sahamnya terbuka, pemegang saham dan investor bisa menggunakan laporan keuangan untuk menilai kondisi perusahaan.

Dengan adanya informasi ini, stakeholder bisa mengetahui dengan jelas kondisi suatu perusahaan. Selain itu, laporan ini juga bisa memperlihatkan bahwa perusahaan tersebut memiliki kredibilitas dan dapat dipercaya.

2.     Menilai Kondisi Bisnis Perusahaan

Setelah mengetahui kondisi bisnis perusahaan, apakah mengalami kerugian atau keuntungan. Maka keputusan untuk menambah modal bisa dilakukan sesuai dengan kondisi perusahaan.

Dari data laporan keuangan, bisa diputuskan apakah perusahaan membutuhkan penambahan modal untuk ekspansi bisnis, atau perusahaan yang membutuhkan modal untuk menutupi kerugian yang terjadi.

3.     Evaluasi Perkembangan Bisnis

Dalam setiap periode, perusahaan perlu melakukan evaluasi terhadap bisnis yang dikelola. Hal ini bisa dilakukan dengan mengacu pada data laporan keuangan. Dalam laporan tersebut, akan terdapat informasi jelas terkait kondisi keuangan perusahaan.

Hal tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan untuk mengambil keputusan agar bisnis bisa terus dikembangkan. Kondisi keuntungan dan kerugian juga dapat terlihat dengan jelas melalui laporan ini.

Laporan keuangan adalah dasar dari pengambilan keputusan yang dilakukan oleh perusahaan. Untuk itu setiap data yang dimasukkan pada laporan harus sudah benar dan valid sehingga terbukti kebenarannya

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci

apakah pemerontah yang memerlukan laporan keuangan