MOBILPRESSE.COM – Solana (SOL) kembali menunjukkan ketahanan luar biasa dalam menghadapi gejolak pasar kripto, melesat ke $216 setelah sempat merosot di bawah $195.
Menurut sumber, Pemulihan ini didorong oleh meningkatnya minat institusional serta ekspansi pesat ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi), yang kian menantang dominasi Ethereum.
SOL/USD mencatat lonjakan 13,5% dari level terendah intraday $190, mengungguli banyak aset kripto lainnya. Sentimen pasar membaik setelah Presiden Donald Trump mencabut tarif terhadap Kanada dan mencapai kesepakatan perdagangan baru dengan Meksiko, yang meredakan ketegangan ekonomi di kawasan tersebut.
Menjelang konferensi pers AI dan Crypto Czar Trump, David Sacks, yang dijadwalkan pada 4 Februari pukul 2:30 PM ET, ekspektasi terhadap perkembangan aset digital meningkat tajam. Sacks, seorang pendukung Solana, diharapkan menguraikan strategi AS dalam mempertahankan kepemimpinan di sektor kripto.
Data terbaru dari DeFi Llama menunjukkan pertumbuhan besar dalam ekosistem DeFi Solana. Sejak awal 2025, blockchain ini telah menarik arus masuk stablecoin senilai $6,6 miliar, meningkat 129,4% hanya dalam 34 hari. Sebagai perbandingan, Ethereum hanya mencatat pertumbuhan 6,3% dalam periode yang sama, menjadikan Solana sebagai salah satu proyek dengan ekspansi tercepat.
Total nilai terkunci (TVL) di ekosistem Solana kini mencapai $8,5 miliar, masih tertinggal dari Ethereum yang berada di angka $68 miliar. Namun, kesenjangan ini semakin mengecil, dengan rasio TVL Ethereum terhadap Solana turun dari 20,6 kali pada tahun sebelumnya menjadi hanya 8 kali lipat.
Meski pasar mengalami volatilitas, Solana tetap bertahan di atas rata-rata pergerakan eksponensial 200 hari. Indikator teknis menunjukkan sinyal yang bervariasi, dengan MACD dan RSI masih berada di wilayah negatif. Namun, peningkatan volume perdagangan di atas rata-rata harian mengindikasikan minat beli yang kuat.
Level resistensi utama berikutnya berada di $280, dengan zona resistensi tambahan antara $300 hingga $320. Sementara itu, level support di $180 dan $200 telah terbukti cukup solid, memberikan dasar yang kuat bagi kemungkinan kenaikan lebih lanjut.
Aplikasi ETF Solana oleh VanEck baru-baru ini menarik perhatian besar, mendorong kenaikan harga SOL sebesar 6%. Jika ETF spot Solana disetujui, ekosistem ini berpotensi menerima tambahan investasi senilai $6 miliar.
Selain itu, ekspansi Solana ke sektor teknologi inovatif, seperti Protokol Virtual untuk platform agen AI, semakin memperkuat daya tariknya bagi berbagai industri.
Meski target ambisius $500 pada 2025 memerlukan kenaikan 115% dari harga saat ini, sejumlah faktor dapat menjadi katalis utama untuk pergerakan ini.
Faktor-faktor tersebut meliputi perubahan regulasi yang menguntungkan, peningkatan adopsi institusional, serta ekspansi ekosistem DeFi yang semakin pesat.
Para analis memperkirakan bahwa dalam waktu dekat SOL akan berkonsolidasi dalam kisaran $200 hingga $280, dengan potensi lonjakan lebih besar menjelang akhir tahun.
Fundamental Solana tetap kokoh, didukung oleh aktivitas pengembang yang meningkat serta adopsi luas di sektor DeFi, NFT, dan game berbasis blockchain.