Cara Menutup Asuransi Prudential via Agen, CS, Kantor Cabang

Cara menutup asuransi Prudential sebetulnya hampir sama dengan proses penutupan asuransi pada umumnya. Prosesnya juga cukup mudah asalkan kamu mengetahui apa saja persyaratan yang dibutuhkan.

Penutupan asuransi sendiri adalah hal yang umum dilakukan nasabah karena berbagai alasan. 

Pada setiap pembelian produk asuransi, umumnya akan terdapat kontrak yang mengikat antara pihak tertanggung dan penanggung atau biasa disebut dengan polis.

Polis ini juga menjadi bukti keikutsertaan seseorang atas produk asuransi yang dikeluarkan suatu perusahaan asuransi.

Menutup polis sebelum masa pertanggungan selesai memang dinilai sebagai hal yang wajar dan sah. Namun, tentu butuh pertimbangan tersendiri.

Beberapa hal yang bisa dijadikan pertinbangan, yaitu:

  • Apakah asuransi kamu memiliki nilai tunai atau tidak?
  • Apakah kamu sudah punya perlindungan lain ketika akan menutup salah satu asuransi?

Untuk lebih memahami apa saja yang biasanya menjadi alasan mengapa orang menutup asuransi, bagaimana cara menutup polis asuransi Prudential, dan apa saja persyaratannya, berikut ini penjelasannya.

Baik cara menutup asuransi Prudential setelah 10 tahun maupun cara menutup polis asuransi Prudential Syariah, keduanya sebetulnya sama saja.

Nasabah yang ingin menutup polis asuransi harus terlebih dahulu mengisi formulir pengajuan penutupan polis.

Nasabah bisa mendapatkan formulir melalui kantor cabang atau beberapa perusahaan asuransi yang kini sudah menyediakan layanan penutupan asuransi secara online

Selain mengisi formulir penutupan asuransi, nasabah yang akan menutup polis asuransi mereka juga harus menyertakan beberapa dokumen pendukung lain, yaitu:

  • Fotokopi KTP bagi nasabah WNI.
  • Fotokopi paspor dan KITAS bagi nasabah WNA.
  • Fotokopi akta kelahiran apabila rekening autodebet yang digunakan bukan atas nama pemegang polis.
  • Fotokopi kartu keluarga.
  • Fotokopi buku tabungan apabila rekening yang digunakan berbeda dengan rekening autodebet.

Cara menutup polis asuransi Prudential

Setelah semua persyaratan yang dibutuhkan dirasa cukup, selanjutnya adalah melakukan cara menutup asuransi Prudential.

  • Mengisi formulir pengajuan penutupan polis dan surat pernyataan tambahan.
  • Mengembalikan polis yang asli.
  • Melampirkan dokumen persyaratan yang sudah disiapkan sebelumnya.
  • Proses penutupan selama kurang lebih 14 hari kerja.
  • Proses transfer dana nilai tunai ke rekening pemegang polis.

Proses penutupan asuransi Prudential dapat dilakukan melalui:

Daftar Isi

1. Agen asuransi

Ketika kamu berencana untuk menutup polis asuransi, kamu bisa menanyakan mengenai cara menutup asuransi Prudential ke agen asuransi.

Agen asuransi merupakan mereka yang bekerja memasarkan produk asuransi Prudential secara personal atau secara langsung kepada nasabah. 

Jika kamu membeli produk asuransi melalui agen asuransi, kamu bisa meminta bantuan mereka untuk mempersiapkan persyaratan penutupan polis asuransi.

Agen asuransi kamu juga nantinya akan memberikan petunjuk mengenai prosedur penutupan polis hingga prosesnya selesai.

Ini menjadi salah satu dari tanggung jawab agen yang memang sudah wajar dilakukan. Jadi, kamu tak perlu segan. 

2. Kantor Prudential

Cara menutup asuransi Prudential yang lebih mudah adalah dengan datang langsung ke kantor Prudential.

Saat ini Prudential memiliki kantor pusat di Prudential Tower, Jl. Jend. Sudirman Kav. 79, Jakarta 12910, Indonesia dengan nomor telepon 1500085.

Selain datang ke kantor pusat Prudential, kamu juga bisa mengunjungi kantor pemasaran yang tersebar di berbagai kota besar, mulai dari Surabaya, Medan, Batam, Semarang, Bandung, dan Bali.

Tak hanya itu, nasabah Prudential juga bisa mengajukan penutupan polis asuransi melalui kantor pemasaran mandiri (KPM) yang tersebar di seluruh kota Indonesia.

3. Customer line

Cara lain untuk mengajukan penutupan polis asuransi Prudential adalah dengan menghubungi call centre Prudential di nomor 1500085.

Kamu juga bisa mengirimkan surat elektronik melalui [email protected]

Alasan menutup asuransi Prudential

Alasan menutup asuransi Prudential

Sebelum membahas mengenai cara menutup polis asuransi Prudential, alangkah lebih baiknya untuk mengetahui apa saja kira-kira alasan beberapa orang memilih untuk menutup polis asuransi mereka?

Alasan ini kemudian bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk kamu yang mungkin saja sedang merencanakan hal serupa, tapi masih ragu.

Umumnya ada beberapa alasan yang mendasari mengapa seseorang ingin menutup polis asuransi mereka sebelum masa pertanggungan berakhir, misalnya:

  • Memutuskan untuk pindah kewarganegaraan atau pindah tinggal di luar negeri. Hal ini karena biasanya ada asuransi yang hanya bisa memberikan pertanggungan pada warga setempat di dalam negeri saja.
  • Menemukan produk asuransi lain yang lebih menarik, entah dari segi harga premi, nilai manfaat yang ditawarkan, ataupun hal lainnya.
  • Upgrade perlindungan yang bisa mengakomodasi kebutuhan saat ini yang mana polis asuransi sebelumnya mungkin bekum bisa mengakomodasinya. Sebagai contoh, kamu ingin memiliki polis dengan nilai pertanggungan Rp2 miliar yang mana saat ini polis yang kamu miliki hanya memberikan nilai pertanggungan sebesar Rp500 juta.
  • Memiliki banyak polis, tapi tidak saling melengkapi dan manfaat gabungan dirasa kurang optimal sehingga kamu berniat untuk mengurangi polis yang dirasa kurang penting.
  • Kesulitan biaya sehingga kamu mungkin tidak bisa lagi membayar premi yang mana nilai tunai dari asuransi sendiri sudah habis atau tidak ada.

Apa pun alasan kamu menutup polis asuransi, memang sebaiknya dipertimbangkan matang-matang terlebih dahulu.

Jika memang dirasa lebih baik menutupnya, coba ikuti beberapa cara menutup asuransi Prudential Syariah berikut ini.

Apakah premi akan dikembalikan setelah menutup polis?

Ketika nasabah memutuskan untuk menutup polis asuransi mereka, nasabah secara otomatis juga akan kehilangan dua hal, yaitu manfaat perlindungan asuransi dan manfaat investasi jangka panjang.

Lalu, jika nasabah sudah resmi menutup polis, apakah premi yang sudah dibayarkan selama ini akan dikembalikan?

Pada umumnya, perusahaan asuransi tidak akan mengembalikan premi yang sudah dibayarkan nasabah. Akan tetapi, perusahaan asuransi akan mentransfer sejumlah dana yang merupakan nilai tunai dari asuransi kamu.

Besarnya bisa berbeda pada tiap nasabah, tergantung pada produk asuransi yang dibeli dan juga perjanjian dalam polis.

Leave a Comment