Cara Beli Saham Luar Negeri

Telah banyak perusahaan luar negeri yang produknya dapat kamu cicipi dari Indonesia. Sebutlah saja Apple, Google, Meta, atau Tesla. Kemungkinan terpikirkan oleh kamu untuk mempunyai saham dari beberapa perusahaan itu.

Nach, mempunyai saham perusahaan asing bukan mimpi kembali, loh. Cara beli saham luar negeri juga saat ini sangat gampang karena perkembangan tehnologi. Negara Amerika Serikat juga membolehkan investor dari luar negaranya untuk melakukan investasi dengan mempunyai saham di perusahaan yang berbasiskan di situ.

Ingat produk dari perusahaan itu dipakai oleh warga dunia. Sudah tentu kekuatan keuntungan yang didapatkan bisa juga saja semakin meningkat. Ini menjadi peluang kamu untuk raih keuntungan dari beli saham luar negeri.

Keuntungan Beli Saham Luar Negeri

Jadi pemegang saham luar negeri akan datangkan beberapa keuntungan. Yok, baca semua keuntungan yang dapat kamu peroleh berikut ini!

1. Opsi emiten yang bermacam

Keuntungan pertama kali yang dapat kamu peroleh ialah opsi saham yang banyak. Terdaftar telah ada beberapa ribu saham yang menghias bursa saham luar negeri. Dengan demikian, kamu jadi dapat semakin bebas pilih saham untuk dipunyai.

Ini membuat kamu dapat lakukan penganekaragaman pemilikan saham. Kamu dapat menyimpan dana pada saham perusahaan besar dan beberapa kembali dipakai untuk saham baru yang mempunyai potensi akan naik.

2. Hedging valas

Return yang dijanjikannya oleh masing-masing emiten saham di Amerika termasuk lebih kecil dibandingkan beberapa saham yang berada di Bursa Dampak Indonesia (BEI). Tetapi, janganlah lekas menduga kamu cuma akan memperoleh keuntungan yang sedikit.

Saham luar negeri dipandang dengan memakai mata uang Dolar Amerika Serikat. Mata uang yang ini lumayan tinggi dan konstan nilainya, terhitung jika dibanding dengan Rupiah. Meskipun kenaikan nilai saham cuma sedikit, kamu masih tetap dapat dapat banyak saat nilai itu diubah ke mata uang Indonesia.

3. Likuiditas pasar yang bagus

Dalam saham, likuiditas penting agar kamu dapat beli dan jual saham lebih gampang. Selain itu, ketidaksamaan nilai jual dan harga beli saham di pasar Amerika juga kecil. Ini yang mengisyaratkan jika pasar saham di situ bagus.

Hal ini bawa keuntungan untuk beberapa investornya. Masalahnya kamu tidak terlampau rugi saat harus jual saham dalam kurun waktu dekat.

4. Saham dengan kekuatan besar

Beberapa saham luar negeri pasti punyai kekuatan besar. Sebutlah saja saham Starbucks, Nike, Microsoft, Google, Apple, dan McDonald. Masalahnya perusahaan itu bekerja di beberapa negara. Sebaiknya kembali, kamu beli saham dari perusahaan yang kamu pakai produknya.

5. Dapat beli saham sama sesuai kekuatan

Beberapa saham yang berada di Indonesia memang dibandrol per helai. Tetapi, kamu harus membeli dalam jumlah 1 lot atau 100 helai. Maknanya, harga yang berada di bursa saham harus dikalikan 100 dahulu untuk tiap saham yang ingin kamu beli.

Berlainan dengan saham yang berada di luar negeri, terutamanya Amerika Serikat. Kamu dapat beli saham secara in fraction atau sama dengan kekuatan kamu.

Sebutlah saja kamu ingin beli saham Google (GOOGL) yang harga per helainya capai $2.392 atau sama dengan Rp34 juta. Kamu tak perlu menyisihkan uang sejumlah harga per helainya. Bila hanya mempunyai kekuatan sebesar $100, kamu bisa beli saham Google, kok.

Cara Beli Saham Luar Negeri

Tak perlu tiba ke Wall Street untuk beli saham luar negeri. Kamu dapat melakukan dengan memakai handphone kamu, kok. Baca beberapa langkah beli saham luar negeri berikut ini!

1. Pilih broker internasional

Saat ini telah banyak perusahaan sekuritas internasional yang dapat kamu pakai servicenya. Sebagian dari broker ini juga telah mempunyai program yang dapat kamu akses secara mudah lewat handphone. Cukup mengambil aplikasinya dan membuat account didalamnya.

Sebagai info, perusahaan sekuritas internasional tidak mempunyai ijin dari OJK. Kamu perlu menyaksikan beberapa ulasan dan informasi yang ada untuk menghindar ada penipuan dari perusahaan sekuritas.

Perusahaan sekuritas yang bagus pasti dapat terang kelihatan dari cara mereka jalani usahanya. Perusahaan itu akan memberi customer service bila ada ada ketaknyamanan saat memakai servicenya.

2. Buka rekening saham

Sama dengan beli saham di Indonesia, kamu akan disuruh untuk mempunyai Rekening Dana Nasabah (RDN) yang dibikin oleh broker internasional. Persiapkan jati diri, seperti KTP, NPWP, dan tanda-tangan digital untuk membikin rekening saham ini.

Kemudian, kamu juga harus isi formulir dan lakukan klarifikasi lewat e-mail. Proses klarifikasi umumnya dilaksanakan dalam sekian hari kerja. Sesudah usai, kamu bisa memakainya untuk berbisnis saham luar negeri.

3. Lakukan hebat up dana

Untuk memulai beli saham luar negeri, kamu perlu lakukan hebat up dana ke rekening saham punyamu. Perusahaan sekuritas internasional umumnya memakai service virtual akun dari beberapa bank besar yang berada di Indonesia.

Kamu juga dapat tentukan sendiri jumlah dana yang ingin ditransfer. Samakan dengan kekuatan keuangan yang kamu punyai.

Broker untuk Beli saham Luar Negeri

Berikut sejumlah perusahaan sekuritas internasional yang dapat kamu tentukan untuk beli saham luar negeri.

1. eToro

Perusahaan sekuritas asal Inggris ini dibangun pada 2007 telah bekerja di beberapa ratus negara, terhitung Indonesia. eToro tawarkan lebih dari 2.000 emiten saham yang dapat kamu punyai. Minimum setoran awalannya juga termasuk sangatlah dapat dijangkau cuma $200 atas sama dengan Rp2,delapan juta.

Selainnya saham, kamu bisa juga melakukan investasi forex, kripto, dan ETF (Exchange Traded Fund). Perusahaan ini akan memberatkan beberapa investor sejumlah $5 untuk tiap penarikan dananya.

2. Saxo Bank

Perusahaan penyuplai saham luar negeri ini telah bekerja semakin lama kembali, yakni semenjak 1992. Kamu dapat manfaatkan service jual beli saham, forex, obligasi, dan asset yang lain. Tetapi, perusahaan ini diperuntukkan buat kamu yang telah lebih serius dalam melakukan investasi saham luar negeri.

Saxo Bank mengharuskan setoran minimum sejumlah $3.000 atau sama dengan Rp42 juta. Disamping itu, nasabah akan dikenai ongkos 0,12—0,25 % /tahunnya. Untuk penarikan dana, nasabah harus bayar EUR 5 atau sama dengan Rp83 ribu.

3. TradeStation

Kamu juga dapat manfaatkan service dari TradeStation untuk beli saham luar negeri. Perusahaan sekuritas ini tidak memberatkan nasabahnya yang ingin lakukan transaksi bisnis jual beli saham. Untuk setoran awalannya, kamu perlu mempersiapkan $2.000 atau sama dengan Rp29 juta. TradeStation sediakan jual beli forex, kripto, reksadana, obligasi, sampai ETF.

4. GoTrade

GoTrade sebagai perusahaan asal Singapura yang telah bekerja di 150 negara, terhitung Indonesia. Perusahaan sekuritas yang ini paling berteman dengan beberapa pemula. Deposit awalannya cuma $10 atau sama dengan Rp150 ribu saja, loh.